Minggu, 16 November 2014

Rendahnya Pendidikan di Indonesia


Pendidikan adalah salah satu faktor yang menentukan maju atau tidaknya suatu negara. Pendidikan di Indonesia sudah cukup baik tetapi masih banyak hal yang perlu diperhatikan. Rakyat yang kurang mampu dan penduduk desa yang jauh dari kota, mempertimbangkan dengan baik, apakah mereka sanggup untuk melanjutkan pendidkan. Sebaliknya, rakyat yang mampu dan bahkan berlebih, bertujuan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dan menetap di sana, akibatnya, Indonesia pun kekurangan SDM dan tenaga ahli. Karena itu, Indonesia adalah negara yang maju, tetapi dalam jangka waktu yang lama. 
Pendidikan di Indonesia sungguh memprihatinkan. Pemerintah kurang peduli dengan pentingnya pendidikan. Mereka justru lebih mementingkan kepentingannya sendiri. 

Biaya dan keperluan sekolah yang memakan biaya yang besar menjadi pertimbangan masyarakat yang kurang mampu untuk bersekolah. Program sekolah gratis yang dijanjikan pemerintah hanya seperti janji palsu karena program tersebut hanya berlaku di di beberapa sekolah saja. Penduduk mulai melakukan demo untuk menggerakkan hati pemerintah.

Sarana dan prasarana pendidikan kurang dijangkau oleh penduduk desa karena jauh dari kota. Pendidikan di desa hanya berlandaskan orang yang iba dan bersedia menjadi pengajar bagi masyarakat desa. Dalam pemikiran masyarakat desa, bertani dan beternak sudah mampu mendukung suatu negara untuk berkembang. Mereka masih berpikiran sempit karena kurangnya pendidikan. 

Pemudi dan pemuda Indonesia pada awalnya ingin ke luar negeri, menuntut ilmu di sana. Dengan tekad dan iman untuk mengejar cita-cita dan beralasan membanggakan Indonesia, mereka mulai giat belajar untuk mempermudah diri dalam mencari pekerjaan. Lalu setelah mendapat pekerjaan dan sukses di negeri lain, mereka justru menetap di sana dan menjadi warga negara asing itu. Mereka pun mulai meninggalkan tekad mereka untuk memajukan bangsa. 
Tenaga kerja Indonesia pindah ke negara asing untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Hanya berbekal mempelajari bahasa asing, mereka sudah bisa menjadi TKI. 

Pendidikan di Indonesia perlu diperhatikan dengan saksama dan hati yang terbuka. Pendidikan yang memprihatinkan jika boleh dikatakan. 
Pemerintah harus membantu masyarakat untuk meningkatkan pendidikan. Membangun sekoakah di desa-desa yang kurang terjangkau bisa menjadi awalan yang baik sehingga dapat meningkatkan pendidikan. 

Kita sebagai pelajar, bisa ikut membantu dengan terus berdoa dan rajin berdoa. Tegakkan iman untuk meraih cita-cita dan membanggakan negara. Bukan seperti para pemudi dan pemuda yang kurang bertanggung jawab itu. Justru kita yang merupakan generasi penerus bangsa, harus mulai bersiap siaga dalam perkembangan jaman dan era globalisasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar